Hadapi Krisis Air, Mamuju Tengah Targetkan Produksi Air Bersih 40 Liter per Detik

pemkot-makassar

RETAS.News, Mamuju Tengah – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menargetkan kapasitas produksi air bersih ditingkatkan dari 30 liter per detik menjadi 40 liter per detik untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Bupati Mamuju Tengah, H. Askary, mengatakan kapasitas produksi saat ini belum mampu menjangkau seluruh wilayah. Karena itu, sumber air yang tersedia, termasuk dari Tabolan dan Tobada, diminta dimanfaatkan secara maksimal.

Tambahan kapasitas sebesar 10 liter per detik tersebut diharapkan dapat memperluas layanan ke sejumlah wilayah yang selama ini belum terjangkau, seperti Bulu Rembu, Perumahan Eka Permai, Pengalloang dan Tumbu.

Askary juga meminta kesiapan peralatan cadangan serta sistem pengawasan dini ditingkatkan. Menurutnya, instalasi air bersih beroperasi selama 24 jam sehingga potensi kerusakan harus diantisipasi agar tidak mengganggu pelayanan.

Ketersediaan pompa cadangan dinilai penting untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kerusakan pada instalasi. Sistem penanganan juga perlu disiapkan agar distribusi air tetap berjalan selama proses perbaikan.

Kebutuhan tersebut semakin mendesak karena pelayanan air bersih saat ini juga harus menjangkau 18 desa yang mengalami krisis air. Sejumlah instalasi, termasuk di Babana dan Tobada, dilaporkan mengalami kerusakan dan diminta segera diperbaiki.

Askary menegaskan langkah antisipasi harus dilakukan sebelum terjadi gangguan pelayanan, terlebih kebutuhan air bersih meningkat selama musim kemarau.

“Kita harus punya antisipasi awal. Jangan sampai pelayanan terputus, apalagi di saat kebutuhan air semakin mendesak di saat musim kemarau,” tutupnya.

Comment