Lewat Program Taki Sola, 271 ATS di Mamuju Tengah Kembali Sekolah

Sumber Foto: Humas Pemkab, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, menyerahkan seragam sekolah kepada Anak Tidak Sekolah (ATS) pada pembukaan Jambore II Pramuka di Desa Palongaan, Kecamatan Tobadak, Jumat (8/5/2026).

RETAS.News, Makassar – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mengembalikan 271 Anak Tidak Sekolah (ATS) ke jalur pendidikan formal maupun nonformal.

Program tersebut dipimpin langsung Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, dalam rangkaian pembukaan Jambore II Pramuka di Desa Palongaan, Kecamatan Tobadak, Jumat (8/5/2026).

Pengembalian anak ke bangku sekolah ditandai secara simbolis dengan penyerahan seragam sekolah dan uang pembinaan kepada para siswa.

Arsal mengatakan ratusan anak tersebut sebelumnya tidak terdaftar dalam basis data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Mereka kembali menempuh pendidikan formal SD, SMP, MTs maupun pendidikan nonformal seperti PKBM,” ujar Arsal saat ditemui di Lapangan Desa Palongaan, Kecamatan Tobadak, Minggu (10/5/2026).

Menurutnya, setiap anak memiliki hak mendapatkan akses pendidikan dasar yang layak.

Karena itu, Pemkab Mamuju Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan program Taki Sola sebagai upaya menekan angka anak tidak sekolah.

Arsal menegaskan program tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai pemerintah desa, sekolah hingga masyarakat.

“Dengan data valid dan pendataan humanis, kita bisa memastikan setiap anak kembali ke jalur pendidikan,” katanya.

Ia menambahkan program Taki Sola akan memasuki tahap kedua pada 2026.

Selain itu, tahun ini sebanyak 27 anak tingkat SMA juga dikembalikan ke bangku sekolah melalui Gerakan Kembali Bersekolah yang diluncurkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat pada 2 Mei 2026.

Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah berharap berbagai program tersebut mampu menekan angka anak tidak sekolah dan memastikan seluruh anak kembali memperoleh hak pendidikan.(*)

Comment