RETAS.News, Mateng – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah memperpanjang kontrak 368 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga kesehatan yang diangkat pada 2023.
Surat keputusan (SK) perpanjangan kontrak diserahkan langsung Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, di Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah, Kamis (7/5/2026).
Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah positif di tengah tekanan fiskal daerah akibat efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Kepala Badan Kepegawaian Mamuju Tengah, Hasanuddin, mengatakan total PPPK tenaga kesehatan yang diangkat pada 2023 awalnya berjumlah 373 orang.
Namun, lima orang tidak diperpanjang kontraknya karena berbagai alasan.
“Satu meninggal dunia, tiga mengundurkan diri, dan satu diberhentikan,” ujar Hasanuddin saat dikonfirmasi di Aula A Kantor Bupati Mamuju Tengah, Jalan Tammauni Pue Ballung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kamis (7/5/2026).
Dengan demikian, jumlah PPPK tenaga kesehatan yang menerima perpanjangan kontrak tersisa 368 orang.
Kontrak kerja mereka diperpanjang hingga 2028 mendatang.
Hasanuddin berharap perpanjangan kontrak tersebut berdampak pada peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Menurutnya, tenaga kesehatan harus menjalankan tugas secara maksimal setelah menerima hak berupa perpanjangan kontrak.
“Terutama pelayanan kesehatan harus terdepan untuk masyarakat kita,” katanya.
Hal senada disampaikan Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras. Ia meminta seluruh PPPK tenaga kesehatan meningkatkan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan.
“Kita minta di semua layanan, baik rumah sakit maupun puskesmas, memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.
“Jangan tanya dulu pasien ini pasien umum atau BPJS, layani dulu, urusan administrasi di belakang,” pungkasnya.(*)
Comment