Pemkab Mamuju Tengah Jemput Bola ke Kemendagri, Targetkan Lonjakan Indeks Inovasi Daerah 2026

Sumber Foto: Tim Redaksi, Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Litha Febriani, bersama jajaran Pemkab Mateng saat melakukan audiensi dengan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia terkait strategi peningkatan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026

RETAS.News, Mateng — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) terus memperkuat upaya peningkatan kualitas inovasi daerah. Salah satunya melalui audiensi dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia, Digitalisasi Pemerintah, dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Audiensi tersebut dilakukan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan capaian Indeks Inovasi Daerah (IID) Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Litha Febriani, mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperoleh arahan langsung dari pemerintah pusat terkait strategi peningkatan indeks inovasi daerah.

“Kami hadir untuk berdiskusi dan berkonsultasi dengan pusat terkait strategi peningkatan IID,” ujar Litha saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, Indeks Inovasi Daerah merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kinerja pemerintah daerah, sekaligus menjadi tolok ukur kemampuan daerah dalam menghadirkan berbagai terobosan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah terus berupaya memperbaiki capaian IID melalui penguatan berbagai program inovasi yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Litha menjelaskan, audiensi tersebut merupakan bagian dari langkah konkret pemerintah daerah dalam mengejar target peningkatan nilai IID pada tahun 2026.

Melalui konsultasi tersebut, pihaknya ingin memperoleh masukan, rekomendasi, serta pemahaman yang lebih mendalam mengenai kebijakan dan pendekatan inovatif yang dapat diterapkan sesuai karakteristik daerah.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah juga memaparkan sejumlah program unggulan dan inovasi yang telah maupun akan dijalankan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Menurut Litha, berbagai inovasi yang dikembangkan tidak hanya ditujukan untuk memberikan nilai tambah bagi daerah, tetapi juga harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memenuhi standar penilaian yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Dengan adanya audiensi ini, kami berharap Kabupaten Mamuju Tengah dapat mencatatkan peningkatan signifikan pada penilaian Indeks Inovasi Daerah tahun 2026,” katanya.

Ia menambahkan, peningkatan capaian IID juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat daya saing daerah melalui inovasi yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kami optimistis, dengan dukungan dan arahan dari Kemendagri, target peningkatan IID bisa tercapai. Ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan berinovasi demi pelayanan publik yang lebih baik,” pungkasnya. (*)

Comment