RETAS.News, Makassar — Atmosfer Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat. Euforia ajang sepak bola terbesar di dunia itu tidak hanya menyelimuti kalangan muda, tetapi juga para pejabat daerah.
Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, secara terbuka mengungkapkan dua tim nasional favorit yang akan didukungnya selama turnamen berlangsung.
Hal itu disampaikan Arsal saat meninjau kesiapan penyiaran Piala Dunia 2026 di Stasiun Transmisi Televisi Republik Indonesia (TVRI), Rabu (3/6/2026).
Tanpa ragu, Arsal menyebut Korea Selatan dan Prancis sebagai tim yang dijagokannya pada gelaran empat tahunan tersebut.
“Boleh dua kan yang dijagokan? Jagoan saya satu dari Asia, yaitu Korea Selatan, dan dari Eropa, Prancis,” ujar Arsal sambil tersenyum.
Dukung Korea Selatan karena Solidaritas Asia
Arsal mengatakan pilihannya terhadap Korea Selatan didasari semangat solidaritas sebagai sesama negara di kawasan Asia. Menurutnya, negara-negara Asia patut mendapat dukungan ketika tampil di panggung sepak bola dunia.
“Korea kan dari Asia, Indonesia juga Asia. Jadi bisa dibilang mewakili kita juga, makanya harus kita dukung,” tuturnya.
Sementara itu, untuk Prancis, Arsal mengaku menyukai permainan tim berjuluk Les Bleus tersebut yang selama beberapa edisi terakhir konsisten tampil sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.
Ia menilai perbedaan pilihan tim favorit merupakan bagian dari keseruan menikmati pesta sepak bola yang dinantikan miliaran pasang mata di berbagai negara.
Di Mamuju Tengah sendiri, demam Piala Dunia mulai terasa di tengah masyarakat. Sejumlah kelompok pemuda di berbagai desa mulai mempersiapkan agenda nonton bareng (nobar) untuk menyaksikan pertandingan tim favorit mereka.
Warung kopi, kafe, hingga ruang-ruang publik diperkirakan akan menjadi titik kumpul warga selama turnamen berlangsung. Antusiasme masyarakat bahkan mulai terlihat dari meningkatnya permintaan perlengkapan pendukung kegiatan nobar.
Momentum Piala Dunia 2026 diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mempererat kebersamaan, memperkuat silaturahmi, serta menghadirkan semangat persatuan melalui olahraga yang digemari berbagai kalangan. (*)
Comment