Bangun Budaya Baca Sejak Dini, 47 Anak Kunjungi Perpustakaan Provinsi Sulbar

Sumber Foto: Tim Redaksi, Peserta kunjungan edukasi dari Taman Baca Raudah Nabawi berfoto bersama jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat serta mahasiswa KKN Tematik Literasi Unsulbar usai mengikuti kegiatan pengenalan layanan dan fasilitas perpustakaan, Rabu (8/7/2026).

RETAS.News, Mamuju — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan edukasi dari Taman Baca Raudah Nabawi di Gedung Layanan Perpustakaan Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (8/7/2026).

Kunjungan tersebut diikuti 47 anak yang didampingi 10 mahasiswa KKN Tematik Literasi kolaborasi Perpustakaan Nasional RI dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI dari Universitas Sulawesi Barat, serta lima pengurus Taman Baca Raudah Nabawi.

Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Nursina Achir. Ia mengapresiasi inisiatif Taman Baca Raudah Nabawi dalam memperkenalkan perpustakaan kepada anak-anak sejak usia dini sebagai upaya menumbuhkan budaya gemar membaca.

Selama berada di perpustakaan, para peserta diajak mengenal berbagai layanan dan fasilitas yang tersedia. Mereka juga berkesempatan menjelajahi ruang baca, menikmati koleksi buku anak, serta mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang dirancang untuk menumbuhkan minat baca dan kecintaan terhadap literasi.

Dalam sambutannya, Nursina mengatakan perpustakaan merupakan ruang belajar yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, kunjungan edukasi menjadi langkah positif untuk membangun kebiasaan membaca sekaligus memperkenalkan perpustakaan sebagai tempat belajar yang nyaman, menyenangkan, dan inspiratif bagi anak-anak.

“Kunjungan seperti ini penting untuk memperkenalkan perpustakaan sejak dini sehingga anak-anak merasa dekat dengan buku dan menjadikan membaca sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan komunitas literasi dalam mendukung Program Sulbar Mandarras (Maju dan Sejahtera), khususnya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berbudaya baca dan gemar belajar sepanjang hayat.

Kehadiran mahasiswa KKN Tematik Literasi diharapkan semakin memperkuat upaya bersama dalam membangun ekosistem literasi di tengah masyarakat.

Suasana kunjungan berlangsung penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias membaca buku, mengenal berbagai koleksi perpustakaan, serta berinteraksi dengan pustakawan dan mahasiswa pendamping.

Melalui kegiatan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan perpustakaan sebagai ruang belajar yang inklusif, ramah, dan inspiratif bagi masyarakat.

Perpustakaan Provinsi Sulawesi Barat juga terbuka bagi sekolah, komunitas, taman baca, maupun masyarakat umum yang ingin belajar, menambah wawasan, dan memanfaatkan berbagai layanan literasi yang tersedia.

Comment