Hari Bhayangkara ke-80, Appi Apresiasi Bakti Sosial Polda Sulsel di Pulau Lanjukang

Sumber Foto: Humas Pemkot Makassar, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro meninjau kawasan Pulau Lanjukang usai kegiatan Bakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Sabtu (20/6/2026).

RETAS.News, Makassar — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan bakti sosial yang digelar Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) di Pulau Lanjukang, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Hadir dalam kegiatan itu Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Gidion Arif Setyawan, jajaran pejabat utama Polda Sulsel dan Bhayangkari Sulsel. Turut mendampingi Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana serta Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti.

Sejumlah agenda dilaksanakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari kerja bakti membersihkan kawasan pulau hingga penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat setempat. Pada kesempatan itu, Munafri menyerahkan bantuan berupa generator set (genset) dan pompa air kepada warga secara simbolis.

Sementara itu, Kapolda Sulsel menyerahkan paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan bagi warga yang bermukim di pulau terluar Kota Makassar tersebut.

Munafri menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Sulsel yang memilih Pulau Lanjukang sebagai lokasi pelaksanaan bakti sosial menjelang puncak Hari Bhayangkara ke-80.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolda beserta seluruh rombongan yang menyempatkan hadir di Pulau Lanjukang,” katanya.

Dalam sambutannya, Munafri menjelaskan bahwa Pulau Lanjukang merupakan salah satu pulau terluar yang berada di wilayah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang. Pulau tersebut dihuni sekitar 82 jiwa atau 26 kepala keluarga yang sebagian besar menggantungkan hidup pada sektor perikanan dan pariwisata.

Ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi masyarakat kepulauan, salah satunya akses pendidikan. Anak-anak yang tinggal di Pulau Lanjukang harus menempuh perjalanan laut menuju Pulau Langkai untuk mengikuti proses belajar di sekolah.

Menurutnya, kehadiran jajaran kepolisian dan Bhayangkari di wilayah tersebut menjadi bentuk perhatian nyata terhadap masyarakat kepulauan sekaligus memberikan motivasi bagi warga.

“Kami berharap ini bukan kunjungan yang pertama dan terakhir. Kami berharap akan ada kunjungan-kunjungan berikutnya untuk sama-sama membenahi hal-hal yang harus kita benahi secara bersama-sama di pulau ini,” katanya.

Selain persoalan pelayanan dasar, Munafri juga menyoroti potensi wisata bahari Pulau Lanjukang yang dikenal memiliki keindahan bawah laut dan terumbu karang yang menjadi daya tarik wisatawan maupun penyelam.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kelestarian lingkungan laut agar potensi wisata yang dimiliki tetap terpelihara.

“Kami berharap untuk bisa menjaga ini sehingga ekosistem dan terumbu karang kembali bisa terjaga. Alhamdulillah, dua hingga tiga tahun terakhir sudah tidak ada lagi aktivitas pengeboman ikan sehingga keindahan bawah laut dapat terus dinikmati,” ungkapnya.

Munafri berharap kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar, Polda Sulsel, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mendukung pembangunan kawasan kepulauan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Sementara itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi tema Hari Bhayangkara ke-80 yang menegaskan kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Tagline Hari Bhayangkara ke-80 adalah ‘Polri untuk Masyarakat’. Karena itu kami ingin hadir langsung dan menjenguk masyarakat Pulau Lanjukang yang kami cintai,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen Polda Sulsel untuk mendukung pengembangan kawasan kepulauan serta menjaga keberlanjutan potensi wisata bahari yang dimiliki Pulau Lanjukang.

Kapolda juga memastikan jajarannya akan terus melakukan pengawasan guna mencegah praktik penangkapan ikan dengan cara pengeboman yang dapat merusak ekosistem laut.

“Kami mengajak seluruh warga masyarakat mari kita sama-sama menjaga lingkungan yang ada,” tuturnya.(*)

Comment