RETAS.News, Makassar — Wakil Wali Kota Makassar yang juga Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (FKPPI) Sulawesi Selatan, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri kegiatan Jalan Sehat Silaturahmi bersama Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Sulsel di kawasan Business Park Citraland Losari, Center Point of Indonesia (CPI), Minggu (19/4/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Makassar periode 2004–2014 yang juga Ketua KBPP Polri Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), serta diikuti pengurus dan anggota FKPPI dan KBPP Polri dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak mewarnai jalannya kegiatan.
Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan memperkuat solidaritas sebagai modal sosial dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti jalan sehat tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga menjadi ruang mempererat hubungan antaranggota organisasi.
“Melalui kegiatan ini, kita memperkuat kebersamaan sekaligus membangun solidaritas. Ini menjadi kekuatan penting dalam mendukung pembangunan Kota Makassar yang inklusif,” ujarnya.
Ia juga mendorong FKPPI dan KBPP Polri agar terus mengambil peran aktif di tengah masyarakat, sekaligus menjadi teladan dalam menjaga nilai persatuan, kedisiplinan, serta kepedulian sosial.
Sementara itu, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menegaskan bahwa nilai persaudaraan menjadi fondasi utama dalam membangun kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia menilai, soliditas internal organisasi harus terus dijaga agar mampu memberikan manfaat langsung bagi anggota maupun lingkungan sekitar.
“Persaudaraan adalah kekuatan utama. Dari situ kita bisa berbuat untuk bangsa, keluarga, dan lingkungan,” katanya.
IAS juga mendorong penguatan pembinaan generasi muda melalui pengaktifan kembali Remaja Bhayangkara Club (RBC) sebagai wadah pengembangan potensi bagi generasi di bawah usia 40 tahun.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya menjaga kekompakan antara TNI dan Polri sebagai pilar utama keutuhan bangsa. Menurutnya, sinergi tersebut merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dirawat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. IAS mengingatkan agar setiap agenda organisasi tidak hanya berorientasi seremonial, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat.
Sebagai penutup, ia berharap kegiatan silaturahmi serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mempererat hubungan lintas organisasi dan generasi, termasuk melibatkan unsur keluarga besar seperti Bhayangkari, Persit, serta komunitas terkait lainnya.
Comment