Hadiri Paskah, Munafri Tekankan Peran Gereja dalam Penguatan Ekonomi Kota

Sumber Foto: Humas Pemkot, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan sambutan di hadapan jemaat saat perayaan Paskah di Gereja Jemaat Tallo Batua, Makassar, Minggu (5/04/2026).

RETAS.News, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri perayaan Paskah di Gereja Jemaat Tallo Batua, Minggu (5/04/2026). Momentum ini dimanfaatkan untuk menegaskan pentingnya peran rumah ibadah dalam menopang pembangunan kota, khususnya pada aspek sosial dan ekonomi.

Dalam sambutannya, Munafri mengajak jemaat menjadikan Paskah sebagai ruang memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi kemajuan Makassar.

“Hari ini adalah hari kebahagiaan untuk kita semua. Marilah kebahagiaan ini kita tularkan kepada saudara-saudara kita untuk memastikan bahwa kita semua adalah satu rumpun keluarga yang hidup damai dan berdampingan di Kota Makassar,” ujarnya.

Ia menempatkan gereja dan rumah ibadah sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan lintas elemen, termasuk komunitas keagamaan.

Munafri juga menegaskan kebutuhan pemerintah terhadap partisipasi aktif masyarakat, baik dalam bentuk masukan maupun dukungan terhadap program pembangunan.

“Kami butuh masukan, butuh support, butuh dukungan dari para jemaat gereja bagaimana kita membawa Makassar ini benar-benar memberikan pelayanan dan manfaat yang langsung bisa dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti keterkaitan erat antara toleransi, stabilitas sosial, dan pertumbuhan ekonomi. Kondisi kota yang harmonis dinilai mampu menciptakan kepercayaan investor, yang berdampak pada terbukanya lapangan kerja serta peningkatan kesejahteraan warga.

“Tingkat toleransi yang baik akan memberikan atmosfer ekonomi dan daya tarik investasi. Ketika investasi tumbuh, lapangan kerja terbuka, dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat,” jelasnya.

Ia pun menegaskan bahwa peran gereja tidak hanya terbatas pada pembinaan spiritual, tetapi juga sebagai penguat fondasi sosial yang berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah.

Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan peringatan hari jadi Jemaat Tallo Batua ke-36 serta milad Gereja Toraja ke-79, sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat. (*)

Comment