KSP Pantau RS PHTC Mateng, Pembangunan Ditarget, Ditarget Rampung Akhir Tahun

pemkot-makassar

RETAS.NEWS, Mateng – Pembangunan Rumah Sakit Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di kompleks Kota Terpadu Mandiri (KTM), Dusun Benteng, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Mamuju Tengah, telah mencapai progres 20,89 persen.

Progres tersebut tercatat saat pembangunan memasuki minggu ke-15.

Perwakilan Kementerian Kesehatan sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Hasbia, mengatakan perkembangan pembangunan masih menunjukkan deviasi positif.

“Pembangunan Rumah Sakit PHTC saat ini telah memasuki minggu ke-15 dan menunjukkan perkembangan deviasinya positif,” ujar Hasbia usai peninjauan bersama Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras dan Tim Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP), Kamis (10/9/2026) malam.

Pembangunan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2026.

Setelah pembangunan rampung, rumah sakit tersebut ditargetkan dapat diresmikan pada Januari 2027.

“Harapan kita, proyek ini bisa tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan Presiden Prabowo, yakni 31 Desember, sehingga nantinya dapat diresmikan Januari 2027,” katanya.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target sekaligus mengecek kesiapan sejumlah kebutuhan pendukung rumah sakit.

Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras mengatakan pengecekan oleh tim KSP dilakukan secara detail.

Selain progres fisik, tim turut memeriksa kesiapan sejumlah fasilitas pendukung seperti lift dan genset.

“Yang dicek tadi sampai PO-nya, apakah betul sudah dipesan lift-nya, genset-nya dan lain sebagainya,” jelas Arsal.

Arsal mengatakan Pemkab Mamuju Tengah dalam kunjungan tersebut berperan memfasilitasi tim KSP untuk melihat langsung perkembangan pembangunan.

Terkait hasil pengecekan teknis dan perkembangan proyek, pihak KSP dan PPK akan menyampaikan secara lebih rinci bersama kontraktor.

Sementara itu, Tim Ahli Kedeputian IV KSP, Steven Pratama, mengatakan kunjungan dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan program pemerintah pusat di Mamuju Tengah.

Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah peningkatan rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C.

“Salah satunya yang digagas di sini (Mamuju Tengah), peningkatan rumah sakit dari tipe D ke tipe C,” kata Steven.

Menurut Steven, pengecekan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik.

Tim juga melihat aspek pelayanan, administrasi, perizinan, hingga kelengkapan dokumen yang dibutuhkan untuk mendukung operasional rumah sakit.

Ia menekankan pembangunan fisik harus diikuti kesiapan pelayanan setelah rumah sakit beroperasi.

“Paling penting itu outcome-nya,” tegasnya.

RS PHTC tersebut berada di kawasan pusat pemerintahan Mamuju Tengah, Tobadak, sekitar 400–600 meter dari Kantor Bupati.

Dengan target penyelesaian pada akhir 2026, pemerintah pusat dan pemerintah daerah masih melakukan pemantauan terhadap progres pembangunan hingga tahap operasional.

Comment