Aksi Nakes dan GMNI Diapresiasi, Pemkab Mateng Komitmen Tindak Lanjut

Sumber Foto, Humas Pemkab, Wakil Bupati Mamuju Tengah, Askary, saat memberikan keterangan kepada awak media usai aksi unjuk rasa tenaga kesehatan di depan Kantor Bupati Mamuju Tengah, Rabu (1/4/2026).

RETAS.News, Mateng — Wakil Bupati Mamuju Tengah, Askary, mengapresiasi aksi unjuk rasa tenaga kesehatan bersama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di depan Kantor Bupati, Rabu (1/4/2026). Aksi berlangsung tertib, situasi tetap kondusif.

Askary mewakili Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menyampaikan terima kasih atas aspirasi yang disampaikan massa. Ia memastikan pemerintah terbuka terhadap setiap masukan.

“Kami siap menerima aspirasi yang disampaikan,” ujar Askary.

Ia menegaskan seluruh tuntutan akan segera ditindaklanjuti. Pemkab sebelumnya telah melakukan pertemuan untuk mencari solusi atas persoalan yang dihadapi.

Askary menyebut persoalan yang muncul dipicu kesalahpahaman komunikasi. Ia memastikan tidak ada perlakuan berbeda terhadap tenaga kesehatan berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

“Mereka adalah bagian dari kami, yang betul-betul ada di garis paling depan untuk pelayanan ke masyarakat,” tegasnya.

Sebelumnya, massa aksi menyampaikan tiga tuntutan. Evaluasi kinerja Badan Keuangan Pendapatan dan Asli Daerah (BPKPAD), evaluasi Dinas Kesehatan, serta pembayaran gaji PPPK Paruh Waktu sesuai Perjanjian Kerja.

Koordinator lapangan aksi, Gibran, menyampaikan tuntutan tersebut di lokasi aksi. Ia menegaskan tuntutan harus segera ditindaklanjuti.

Menanggapi hal itu, Pemkab Mamuju Tengah meminta waktu tiga hari untuk penyelesaian. Pemerintah berkomitmen menyelesaikan persoalan secara bertahap.

Massa aksi menyatakan akan memantau perkembangan. Aksi lanjutan disiapkan jika tuntutan tidak dipenuhi. (*)

Comment