PKK Makassar Tingkatkan Kapasitas Kader dalam Pengelolaan Kebun Rumah Tangga

Sumber Foto: Humas Pemkot, Pengurus TP PKK Kota Makassar berdialog dengan warga saat meninjau pemanfaatan pekarangan dalam program Aku Hatinya PKK di salah satu kecamatan di Makassar, Senin (13/4/2026).

RETAS.News, Makassar – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kebun dan program Aku Hatinya PKK di tiga kecamatan, masing-masing Biringkanaya, Tamalanrea, dan Manggala, Senin (13/4/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di kantor kecamatan tersebut diikuti Ketua TP PKK kelurahan bersama kader, sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas dalam pengelolaan pekarangan rumah tangga.

Melalui bimtek ini, kader dibekali pemahaman dan keterampilan memanfaatkan kebun dan halaman rumah agar lebih produktif, sehat, serta bernilai bagi kebutuhan keluarga.

Program ini merupakan bagian dari agenda kerja Pokja III TP PKK Makassar, dengan materi yang difokuskan pada pembentukan kebun Aku Hatinya PKK, pemanfaatan pekarangan, serta pengenalan konsep dapur B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman).

Ketua Bidang III TP PKK Makassar, Prof. Hadijah Mahyuddin, menjelaskan pemanfaatan kebun dalam konsep tersebut diarahkan pada tanaman yang memiliki nilai guna langsung bagi keluarga.

“Jenis tanaman yang dianjurkan antara lain sayuran, buah, tanaman obat keluarga (TOGA), hingga tanaman produktif lain yang menunjang kebutuhan gizi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengelolaan kebun melibatkan peran keluarga, khususnya ibu rumah tangga dan kader PKK, dengan dukungan lingkungan sekitar.

“Program ini tidak hanya sebagai sumber pangan, tetapi juga sarana edukasi, peningkatan ekonomi keluarga, serta penghijauan lingkungan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pokja III TP PKK Makassar, Erieka Novianti, menegaskan setiap kelurahan ditargetkan memiliki minimal satu kebun PKK, serta penerapan Halaman Aku Hatinya PKK di sedikitnya 10 rumah sebagai percontohan.

Ia menyebut, indikatornya mencakup unsur peternakan, perikanan, lumbung hidup, warung hidup, tanaman toga, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna.

Selain itu, konsep ini juga diintegrasikan dengan program Gerakan SI-HIJAU serta penerapan dapur B2SA di tingkat rumah tangga.

“Sepuluh rumah percontohan nantinya menjadi bagian dari penguatan program di masyarakat,” jelasnya.

Bimtek ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi lomba Aku Hatinya PKK di tingkat provinsi hingga nasional.

Usai kegiatan, pengurus TP PKK Makassar turut meninjau langsung kebun Aku Hatinya PKK di masing-masing kecamatan untuk memastikan implementasi program berjalan di lapangan. (*)

Comment