Pengukuhan IKA SMADA, Munafri Tegaskan Makassar Butuh Kontribusi Nyata

Sumber Foto : Humas Pemkot - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, berfoto bersama jajaran pengurus dan alumni Ikatan Alumni SMA Negeri 2 Makassar (IKA SMADA) usai pengukuhan di Swiss-Belhotel Makassar, Sabtu malam (17/1/2025).

RETAS.News, Makassar – Ketua Harian Ikatan Alumni SMA Negeri 2 Makassar (IKA SMADA) Pusat yang juga menjabat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyerukan pentingnya soliditas alumni serta kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan Kota Makassar.

Seruan tersebut disampaikan Munafri saat memberikan sambutan pada kegiatan Pengukuhan Pengurus IKA SMADA yang digelar di Swiss-Belhotel Makassar, Jalan Ujung Pandang, Sabtu malam (17/1/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum IKA SMADA, Mayjen TNI (Purn) Dr. Marga Taufiq, alumni IKA SMADA yang juga Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar Andi Asminullah, jajaran pengurus, serta alumni lintas angkatan, di antaranya angkatan 1990, 1999, dan 2000.

Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi mengajak seluruh alumni SMA Negeri 2 Makassar untuk berperan aktif dalam menyumbangkan gagasan dan solusi atas berbagai persoalan kota.

“Saya mengajak teman-teman alumni SMADA untuk ikut menyajikan solusi atas persoalan-persoalan di Kota Makassar yang harus kita selesaikan bersama,” ujar Appi.

Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan pemerintahan tidak dapat dijalankan secara individual. Karena itu, dukungan pemikiran, masukan, serta kolaborasi dari berbagai elemen, termasuk alumni, dinilai sangat penting.

Lebih lanjut, Wali Kota Makassar tersebut mengakui masih banyak persoalan perkotaan yang perlu dibenahi, di antaranya penataan kawasan Pantai Losari serta keberadaan titik parkir dan lapak yang memanfaatkan area trotoar.

Meski demikian, Appi menegaskan penataan kota tetap dilakukan dengan memperhatikan aspek kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat yang menggantungkan hidup di kawasan tersebut.

“Menata kota harus tetap memperhatikan asas kemanusiaan. Kita tidak bisa terlalu kencang, harus bertahap dan menyiapkan alternatif agar masyarakat bisa ditempatkan dengan lebih baik,” jelasnya.

Appi juga membuka ruang kerja sama antara Pemerintah Kota Makassar dan alumni SMADA, baik dalam bentuk kegiatan sosial maupun kegiatan komersial, sepanjang dilaksanakan sesuai ketentuan dan aturan hukum yang berlaku.

“Banyak peluang yang bisa kita maksimalkan. Silakan datang ke kantor, kita bisa bicarakan bersama. Baik kegiatan sosial maupun komersial, semuanya terbuka selama sesuai aturan,” katanya.

Menutup sambutannya, Appi mengajak para alumni untuk kembali memberi perhatian kepada almamater SMA Negeri 2 Makassar, terutama pada awal musim hujan yang kerap memunculkan persoalan infrastruktur sekolah.

Meski SMA Negeri 2 Makassar berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, ia berharap kepedulian alumni tetap terjaga sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap dunia pendidikan.

“Biasanya musim hujan banyak bocor dan kerusakan. Itu bentuk sumbangsih kita kepada sekolah. Saya selalu mengajak angkatan saya untuk melihat apa yang bisa kita perbaiki,” tutup mantan Direktur Utama PSM Makassar itu. (*)

Comment