BPBD Sulbar Jamin Kelayakan Air Hasil Water Treatment untuk Masyarakat

Sumber Foto : Humas Pemprov - Petugas BPBD Sulbar menyiapkan dokumen hasil uji laboratorium air dari unit water treatment di Balai Laboratorium Kesehatan dan Transfusi Darah (BLKTD) Sulbar, Selasa (7/10/2025).

RETAS.News, Mamuju – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memastikan air yang diolah melalui sistem water treatment layak dikonsumsi.

Hal itu disampaikan usai melakukan uji laboratorium di Balai Laboratorium Kesehatan dan Transfusi Darah (BLKTD) Sulbar, Selasa (7/10/2025).

Berdasarkan hasil uji, air hasil pengolahan BPBD Sulbar memenuhi standar kesehatan dan aman untuk digunakan, baik dalam kegiatan tanggap darurat maupun pelayanan masyarakat.

Dokumen hasil uji laboratorium kemudian dibawa ke Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju untuk pengurusan Surat Keterangan Laik Hygiene Sanitasi, sebagai syarat administrasi dan jaminan kelayakan distribusi air bersih.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan apresiasi atas hasil uji laboratorium yang menunjukkan kualitas air hasil pengolahan unit water treatment BPBD Sulbar.

Menurutnya, hasil ini menjadi bukti bahwa pengelolaan air bersih yang dilakukan lembaganya sudah sesuai standar kesehatan dan aman untuk dimanfaatkan masyarakat.

“Alhamdulillah, hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa air hasil water treatment BPBD Sulbar dinyatakan layak konsumsi. Ini menjadi langkah penting bagi kami dalam memastikan ketersediaan air bersih yang aman, terutama saat kondisi darurat bencana,” ujarnya.

Ditambahkan, langkah ini juga merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, agar seluruh sarana penunjang kebencanaan memenuhi aspek keamanan, kesehatan, dan kelayakan operasional.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, seluruh fasilitas pendukung kebencanaan harus memenuhi standar yang layak dan higienis. Karena itu, kami memastikan semua proses, mulai dari uji laboratorium hingga penerbitan surat laik hygiene, dilakukan secara profesional,” tambahnya.

Dengan hasil uji yang positif dan proses administratif yang sedang berjalan, BPBD Sulbar berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pengelolaan air bersih sebagai bagian dari pelayanan tanggap darurat yang sehat, aman, dan sesuai standar nasional.(*)

Comment