RETAS.News, Makassar – Inspektur Daerah Provinsi Sulawesi Barat, M. Natsir, bersama jajaran Pemprov gelar audiensi dengan PT Bank Sulselbar di kantor Cabang Utama Bank Sulselbar, Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 16 Kota Makassar, Senin (29/9/2025).
Audiensi dilakukan untuk mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Panca Daya sebagai langkah meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Herdin Ismail mengatakan, transformasi digital bukan sekadar kebutuhan, tetapi langkah strategis untuk menghadirkan tata kelola koperasi modern.
“Kami melihat transformasi digital bukan hanya kebutuhan, tetapi juga keharusan untuk menghadirkan tata kelola yang lebih efektif. Pemprov Sulbar berkomitmen memberikan dukungan agar KPN Koperasi Panca Daya dapat menjadi contoh pengelolaan koperasi modern di daerah,” ujar Herdin.
Kemudian, Inspektur Daerah Sulbar, M. Natsir tegaskan kerja sama itu bukan sekadar proyek teknologi, melainkan bagian dari reformasi tata kelola koperasi di daerah. Menurutnya, manfaat konkret digitalisasi bagi anggota koperasi maupun pemerintah.
“Digitalisasi pengelolaan KPN Koperasi Panca Daya akan memberikan kemudahan layanan, meningkatkan transparansi, serta memperkuat akuntabilitas. Ini juga sejalan dengan komitmen Pemprov Sulbar dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan,” ucap Natsir.
Semnetara itu, Direktur Operasional dan Teknologi Informasi Bank Sulselbar, Iswadi Ayub, menyatakan dukungannya. Ia menilai kolaborasi itu penting untuk memperkuat layanan koperasi sekaligus ekosistem keuangan daerah.
“Bank Sulselbar berkomitmen menghadirkan solusi digital yang aman dan andal bagi KPN Koperasi Panca Daya. Kami percaya kerja sama ini akan memberikan manfaat besar, baik bagi anggota koperasi maupun peningkatan layanan keuangan di Provinsi Sulawesi Barat,” jelasnya.
Sebagai informasi tambahan, audiensi ini juga dihadiri Kepala BPKPD, Kepala Dinas Perindagkop, Kepala Diskominfo SP Provinsi Sulbar, serta jajaran pengurus KPN Koperasi Panca Daya.
Pertemuan menjadi titik awal penguatan tata kelola koperasi berbasis digital, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan anggota.(*)
Comment